PENDAHULUAN
Dunia tanpa batas telah menggambarkan gelombang perubahan yang serba komplek dan tidak ada kepastian, oleh karena itu, masa depan tantangannya bukan terletak dari keunggulan kompetitip melainkan keunggulan bisnis akan terletak seberapa jauh peran kepemimpinan mengungkit kedewasaan rohaniah dan sosial dijadikan landasan yang kuat untuk membangun jiwa bisnis yang berbasiskan jiwa tanpa topeng kepalsuan.
Dengan pemikiran tersebut diatas, maka kekuatan pemikiran intuitif menjadi faktor yang kuat untuk menuntun kedewasaan emosional dan intelektual, sehingga setiap peran kepemimpinan akan mendorong kearifan dalam berbisnis yang ditopang oleh kekuatan moral Jadi orang berbisnis tidak semata-mata keuntungan yang mutlak dengan tanpa memikirkan kepentingan orang banyak, maka disitulah terletak peluang berbisnis untuk mendapatkan kesempatan meningkatkan energi. Jadi merebut peluang masa depan menjadi fokus untuk memberikan daya dorong dalam menciptakan semangat.
Semangat merupakan energi yang dapat memotivasi jiwa bisnis berbasiskan jiwa tanpa topeng kepalsuan artinya dengan jiwa membuka mata hati dalam meretas jalan menjadi kepribadian diri sendiri.
Oleh karena itu, dalam menghadapi harapan baru di dunia bisnis yang sejalan dengan gelombang perubahan untuk memenuhi kebutuhan masa depan, perlu dipahami oleh kepemimpinan entrepreneur bahwa bahaya dan keberhasilan tumbuh dari dahan yang sama, mendorong peran kepemimpinan memikirkan untuk mencari penyelesaian agar semua orang menyadari bahwa obat sejati bagi pikiran adalah melepaskan diri dari kesadaran inderawi yang sangat mengagungkan sikap dan perilaku yang berbasiskan materistik, yang berdampak impian yang sirna dalam menanggapi gelombang kebutuhan.
Jadi kita dapat membayangkan bahwa tidak melakukan kesalahan bukanlah kuasa manusia, mlainkan dari esalahannya, maka manusia bijak dan baik belajar tentang kearifan untuk masa depan artinya pentingnya perubahan pola pikir dari kesadaran inderawi menuju kesadaran yang rasional dalam mewujudkan “nilai-nilai bisnis dan komitmen pribadi” dalam rangka pencaharian diri manusia yang sejalan dengan tuntutan kebahagian sebahagian ketenteraman pribadi sebagai wujud dari kebahagian dari suatu usaha yang tmbul dari partiipasi dalam memenuhi sesuatu.
Bertitik tolak dengan ungkapan pemikiran diatas, maka perubahan pola pikir yang bersandar inderawi menjadi pola pikir yang bersandar rasional, maka kepemimpinan entrepreneur harus mampu menunjukkan bahwa alam bisnis memberikan kesempatan kepada semua orang untuk mendapatkan kebahagian. Mereka mengetahui caranya, tetapi tidak mengetahui bagaimana menggunakannya.
Oleh karena itu, dari pengalaman manusia yang ingin berubah, diperlukan usaha-usaha membangun kebiasaan baru untuk mendorong semangat untuk memotivasi jiwa bisnis tanpa topeng kepalsuan artinya dengan jiwa membuka mata hati dalam meretas jalan menjadi kepribadian diri sendiri yang ditopang oleh pemahaman dimensi pengalaman manusia yang disebut dengan 1) unsur intelektual mewujudkan kebenaran ; 2) unsur estetis mewujudkan keindahan ; 3) unsur moral mewujudkan kebaikan ; 4) unsur spiritual mewujudkan keutuhan.
Bertolak dari empat unsur tersebut diatas, maka peran kepemimpinan entrepreneur masa depan diharapkan dapat membangun perubahan dari pengalaman manusia menuju kepada terwujudnya keunggulan manusia.
INTELEKTUAL MEWUJUDKAN KEBENARAN
Dimensi intelektual dalam bisnis akan berdampak pada kekuatan pikiran mendorong setiap manusia untuk memanfaakan kemampuan intelektual dimana orang yang tahu akan kebenaran tidak sama dengan orang orang yang mencintai-nya dan orang yang mencintainya tidak sama dengan orang yang bersukacita di dalamnya artinya begitu berat untuk memahami kebenaran sebagai daya dorong dalam kegiatan bisnis. Bila hal itu dipahami secara benar, maka timbul pada kepertanyaan bagaimana kita dapat memperlakukan kebenaran itu ?
Oleh karena itu, “kebenaran dan sikap menghargai” merupakan kunci keberhasilan anda mempengaruhi orang lain, maka anda akan lebih efektif membantu mereka untuk menjadi lebih baik daripada keadaan mereka sekarang, sehingga kebenaran adalah inti moralitas.
Dengan pemikiran diatas, maka “pengetahuan dan kebutuhan akan kebenaran” merupakan landasan dari kepercayaan kita, itu berati dalam bisnis, maka kepercayaan merupakan kunci untuk mendorong orang-orang yang bekerjasama dalam sebuah aktivitas bisnis saling menarug kepercayaan karena mereka semua bekerja berdasarkan norma-norma etis yang disepakati bersama, yang berdamak kepada biaya kegiatan yang mereka lakukan akan lebih sedikit.
Jadi kebenaran merupakan lambang kebaikan manusia yang sebenarnya, dan kebenaran adalah satu-satunya keabadian yang dianugerahkan kepada kefanaan manusia agar kita mempergunakannya sebagai prinsip kekuatan ganda artinya sepanjang sesuatu memiliki kekuatan untuk menjadi baik, ia juga memiliki kekuatan yang sama untuk menjadi jahat. Itulah yang saya sebut sebagai prinsip kekuatan ganda. Disini kita lebih banyak mempunyai kebebasan untuk menggunakan kekuatan itu. Oleh karena itu perlu dipahami bahwa semakin besar kekuasaan semakin berbahaya penyalahgunaannya.
Sejalan dengan pemikiran yang diungkapkan diatas, maka menjadi jelaslah untuk dapat memberikan daya dorong dalam pemahman yang lebih mendalam hal-hal yang terkait dengan makna pengetahuan dan kekuasaan agar setiap manusia menyadari sepenuhnya dalam mengaplikasikan intelektual mewujudkan kebenaran.
Kebenaran dan kebohongan merupakan salah satu godaan yang paling besar adalah menghalalkan segala untuk mendapatkan hasil meskipun harus memanipulasi orang lain tanpa merasa malu. Jadi tidak ada manusia yang dikatakan bahagia jika ia terlempar ke luar dari kebenaran.
Sebaliknya mereka juga memahami kehobongan dengan cepat menghancurkan apa yang dilakukan oleh si pembohong, sehingga menggugah orang untuk sadar dibawah bayangan dari ungkapan “sangat memuakkan bagiku, orang yang menyembunyikan sesuatu di hatinya, sedangkan mulutnya mengatakan hal yang lain”
Oleh karena itu, perlu disadari bahwa kemampuan berbicara diberikan kepada manusia, bukan agar manusia bisa saling menipu, melainkan agar pikirannya saling diketahui, inilah suatu landasan kepercayaan, yang akan menunjukkan gambaran bahwa jujurlah kepada diri anda sendiri, seperti juga anda tidak berbohong kepada orang lain.
Kekuatan ide sebagai keunggulan sejati sebagai keunggulan sejati menggambarkan semakin banyak investasi yang anda miliki dalam keyakinan anda semakin keras mengubahnya menjadi satu kenyataan.
Bertitik tolak dari pmikiran diatas, maka perlu memberikan perhatian yang lebih difokus-kan dalam memahami makna keunggulan kedalam pemikiran apa yang disebut dengan 1) model keunggulan dalam kemenagan kompetitif ; 2) model keunggulan dalam usaha meningkatkan pertumbuhan komparatif ; 3) model keunggulan dalam usaha-usaha untuk membangun kekuatan kerjasama perkongsian
Untuk mencapai puncak keunggulan manusia, semangat untuk menuntun manusia dalam bersikap dan berperilaku bertolak dari aktualisasi kepemimpinan kolaboratif yang dapat memperoleh daya saing tertinggi yang diinginkan bersama, sehingga alih pertentangan dengan cara berpikir kompetitif dan komparatif, cara berpikir kolaboratif akan mencapai hasil yang lebih baik.
ESTITIS MEWUJUDKAN KEINDAHAN
Unsur estitis mewujudkan keindahan memberikan daya dorong dalam kerjasama tim untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan, dengan menekankan hal-hal yang terungkap dibawah ini :
Unsur estitis dalam bisnis merupakan landasan dalam mewujudkan nilai abadi yang kita sebut dengan keindahan, kebenaran, kebaikan dan keutuhan dimana keempat unsur nilai tersebut dapat menjadi daya dorong dalam keterkaitannya dengan peningkatan bisnis.
Bertolak dari empat nilai tersebut diatas, dapat memotivasi melahirkan semangat baru yang mendorong menjadi keindahan di tempat kerja, itu berarti kejutan estitis untuk menunjukkan suatu gambaran bahwa dalam kehidupan bisnis tidak semata-mata melihat manusia secara intelektual dalam pandangan bahwa manusia sebagai mesin belaka, itulah satu kesalahan dalam melihat hubungan manusia dengan yang lainnya.
Jadi estitis dalam bisnis memberikan daya dorong sebagai seni bekerja untuk dapat memahami keadaan pekerja yang sering menghadapi pekerjaan membosankan karena sifat rutinnya, maka diperlukan lingkungan yang menyenangkan dengan memberi pelatihan kerja sehingga dapat memotivasi betapa pentingnya membangun idealitas yang menerangi jalan saya dan secara terus menerus memberi saya keberanian baru dalam menghadapi hidup dengan penuh sukacita adalah kebenaran, kebaikan dan keindahan.
Kreativitas dan makna hidup serta bertolak dari unsur estetis dalam bisnis yang didorong oleh usaha-usaha membangun keinginan aktif dapat mendorong untuk meningkatkan kekuatan pikiran dengan terus meningkatkan wawasan kehidupan yang dapat memberikan makna hidup melalui proses berpikir secara intuitif untuk mengungkit imajinasi sebagai pendorong untuk memahami makna segala sesuatu bukan terletak pada segala sesuatu itu sendiri, mlainkan pada sikap kita terhadap mereka.
Oleh karena itu, dengan menggerakkan kekuatan pikiran dengan penguasaan wawasan yang luas sangat memungkinkan mencari jawaban untuk mengungkit kemudahan dalam kehidupan untuk mendorong perubahan yang terarah dan memberikan makna atasnya.
Dengan memperhatikan pikiran-pikiran yang dikemukakan diatas, maka keindahan bisnis
dapat mengilhami untuk membangun struktur bisnis yang dapat mendorong seni hdup yang baik dengan corak bisnis yang manusiawi dalam mewujudkan kebaikan manusia dalam kerangka kerjasama baru dalam keindahan bisnis.
MORAL MEWUJUDKAN KEBAIKAN
Unsur moral dalam bisnis memberikan gambaran betapa pentingnya etika dalam berbisnis sehingga sikap dan perilaku akan menuntun orang-orang sehat secara spiritual dan menjalin hubungan sosial yang harmonis.
Jadi dengan kekuatan etika yang harus dikembangkan, maka peran budaya organisasi juga menuntun moral dan tata krama yang dapat memberikan daya dorong rasa tanggung jawab sosial untuk mendukung hubungan antar manusia dalam mewujudkan kerja tim yang lebih baik yang secara tidak langsung akan tumbuh kebiasaan bagian terbaik dari kehidupan seorang yang baik adalah tindakan kecilnya yang tak terucap dan terkenang, yang penuh keramahan dan belas kasih.
Dengan pemikiran diatas, maka upayakan dirimu untuk selalu berlaku sederhana, baik, murni, serius, terbebas dari kepura-puraan. Jadilah sahabat keadilan dan pemuja Tuhan yang mampu memotivasi untuk bersikap ramah dan penuh simpati. Jadilah pekerja keras untuk semua yang patut dlakukan. Berjuanglah untuk terus berharap bahwa moral mewujudkan kebaikan, maka disutulah letak hubungan menentukan dunia dimana bekerja sempurna dengan berbuat baik sejalan dengan etika perusahaan yang terus dimajukan.
Jadi tantangan bagi kepemimpinan entrepreneur, seberapa jauh ia dapat memperlihatkan keteladanan yang mampu melampaui slogan-slogan untuk membangun bekerja sempurna dengan berbuat baik sesuai dengan tuntutan etika bisnis itu sendiri.
Oleh karena itu, wujud bertindak etis menjadi pendorong dalam membangun kearifan, kebajikan dan kekuatan bisnis masa depan dengan meletakkan landasan yang kuat apa yang desebut dengan 1) membentuk jaringan dengan para bijak ; 2) yang sering dilupakan oleh pemimpin untuk memperhatikan hal-hal kecil tapi begitu menentukan ; 3) harus secara terus menerus membangun dan mengembangkan imajinasi yang cerdas sebagai sarana yang bagus bagi kebaikan moral.
Dengan pemikiran diatas, kita akan belajar berbelas kasih, bersabar, mengampuni, bersimpati dan mengasihi sehingga wujud semua kebajikan yang tanpanya dunia kita tidak akan bertahan, oleh karena itu rasa setia kawan adalah sifat yang menakjubkan.sehingga mampu memperlihatkan gambaran utuh dalam pikiran membentuk kebesaran manusia. Jadi meskipun saya tidak harus berjalan di jalan lurus hanya karena sifat lurusnya, saya akan tetap mengikutinya karena berdasarkan pengalaman, jalan ni umumnya paling membahagiakan dan berguna.
SPRITUAL MEWUJUDKAN KEUTUHAN
Unsur spiritual dalam pengalaman manusia mendapatkan puncak kutuhan sebagai landasan untuk memperoleh keunggulan jangka panjang yang harus dipertimbangkan para pelaku bisnis saat mereka berpikir dan berbicara tentang upaya memperkuat usaha pertumbuhan dalam daur hidup perusahaan.
Jadi unsur spritual dalam bisnis harus mampu mendorong kedalaman jiwa untuk membangun komitmen dalam keterikatan jiwa untuk mendorong manusia sudah menjadi satu keluarga dalam kerjasama tim sehingga kita tidak bisa memperjuangkan kesejahteraan kita sendiri tanpa usaha memikirkan kesejahteraan orang lain. Jika anda bahagia anda harus brupaya agar orang lain berbahagia juga.
Bertolak dari pikiran diatas, maka kebutuhan spiritual yang dirasakan manusia mencakup hal-hal yang terkait dengan 1) keunikan sebagai seorang individu ; 2) keutuhan dengan sesuatu yang lebih besar daripada diri sendiri ; 3) kemanfaatan bagi orang lain ; 4) pemahaman tentng kehidupan dan pekerjaan kita.
Sejalan dengan pemikiran dalam keunikan dan keutuhan, maka perlu menaruh perhatian kepada setiap orang oleh perhatian, sehingga diharapkan lahir pemikiran bentuk-bentik bantuan khsusus yang harus diberikan agar tidak mengabaikan hal-hal yang berkaitan dengan individulitas terabaikan. Inilah parhatian dalam membangun kebutuhan untuk bersatu sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam persatuan dan keragaman.
Dengan unsur spiritual dapat mendorong lahirnya kebajikan sejati dan persatuan yang tepat dalam rangka kebersamaan dalam nilai dan dorongan memotivasi untuk dapat
memberikan nilai penting perasaan bermanfaat sebagai suatu kebutuhan yang dapat memberikan akan pemahaman secara kontetual yang dilakukan perusahaan, sehingga dengan penguasaan wawasan semakin besar pemahaman mereka.
PENUTUP
Membangun keunggulan bisnis dengan bertolak dari suatu pemikiran bahwa keberhasilan berbisnis dengan kearifan yang beretika menuntut perubahan pola pikir yang harus dapat digerakkan oleh peran kepemimpinan entrepreneur dalam memberikan keteladanan dengan tekanan yang terkait dengan intelektual, estetis, moral dan spiritual.
Keempat unsur tersebut dapat memberikan daya dorong yang kuat untuk mengungkit kekuatan pikiran dalam melakukan perubahan dalam memahami secara mendalam yang terkait usaha untuk mencapai kemenangan kompetitif dan pertumbuhan komparatif disatu sisisi dan disisi lain sejalan dengan pertumbuhan dunia tanpa batas menuntut adanya satu pemikiran untuk membangun dalam keunggulan yang disebut dengan perkongsian dalam bisnis untuk memanfaatkan keunggulan dalam bersinrgy.
Dengan demikian perlu kita tumbuh kembangkan menjadi suatu kebiasaan yang produktif bertolak dari pemikiran bahwa keunggulan bisnis adalah suatu bentuk keungulan manusia sebagai sumber daya yang sangat mnentukan dan selalu siap mengikuti gelombang perubahan yang sejalan dengan keunggulan yang dipelihara oleh peran kepemimpinan entrepreneur dalam melakukan semuanya didukung dengan sebuah budaya yang menghargai dan menumbuh kembangkan keempat unsur yang disebut diatas