PENDAHULUAN

Keberhasilan seorang entrepreneur dalam mengelola bisnis baru yang dapat tumbuh dan berkembang akan ditentukan oleh kepemimpinan yang selalu siap mempengaruhi orang lain dalam mengilhami wawasan dan imajinasi sebagai pondasi dalam menggerakkan daya kemauan
Dengan demikian untuk menjadi seorang entrepreneur sejati ia harus mampu menggerakkan kepentingan akan sadar kemauan sebagai sesuatu yang timbul dari dalam diri sendiri bukan sesuatu yang dIpaksakan.
Dengan kebersamaan wawasan dan imajinasi diharapkan dapat menuntun kerjasama membuat impian menjadi kenyataan melalui kemauan dan kebiasaan menggerakkan alat kekuatan pikiran berupa kesadaran, kecerdasan dan akal.
Dalam usaha mewujudkan komitmen anda atas idenfikasi dari hasil pemikiran visi hidup anda masa depan untuk menyatukan pikiran anda dengan identifikasi peluang bisnis.
Sebagai sarana untuk memberikan cetusan gagasan menuju ke jalan harapan masa depan haruslah memiliki daya dorong untuk memperkuat daya kemauan itu sendiri melalui pemahaman atas kekuatan pikiran yang kita sebut dengan kunci keberhasilan.
Kunci keberhasilan mengajak anda dalam memikirkan untuk mencapai potensi diri anda sepenuhnya melalui pengalaman sendiri dan atau berkaca dari pengalaman orang lain dalam usaha anda memilih cetusan hati untuk memilih pemikiran-pemikiran yang menciptakan keadaan anda dan keadaan itulah yang akan membentuk kehidupan anda.
Menggerakkan kunci keberhasilan itu didasarkan pemahaman kita atas keberadaan manusia, dalam menjawab siapa, darimana dan kemana ?, dan dampak pemikiran tersebut terhadap keadaan akan memotivasi, anda untuk menjawab siapa yang menciptakan keadaan-keadaan tersebut. Apakah orangtua anda, lingkungan anda, pendidikan anda, takdir, Allah.
Jadi dengan mengungkapkan pikiran diatas, dimaksudkan menjadi daya dorong untuk mengilhami wawasan dan imajinasi menjadi pemahaman mengenai kunci keberhasilan anda adalah kemampuan anda berpikir.
Dengan berpikir dimaksudkan untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui dan disusunlah rencana langkah demi langkah untuk mencapai potensi iri anda dalam meretas jalan menuju kesuksesan melalui apa yang disebut dengan :
Pertama, berpikir intuitif sebagai pemikiran strategis untuk mewujudkan hasil kerja hati dengan proses penghayatan untuk memberikan arah persfektif dimasa depan mencakup visi, misi, budaya dan strategi.
Kedua, berpikir secara metodis (lateral dan vertical) untuk mewujudkan hasil kerja dari yang disadari dari dua unsur otak dan hati melalui proses perencanaan jangka panjang untuk memberikan gambaran posisi dalam lima tahun kedepan, menckup area strategis kunci, analisis isu kritis, sasaran jangka panjang, rencana tindakan strategis.
Ketiga, berpikir secara metodis (menekankan berpikir vertical) dengan menekankan melalui proses perencanaan jangka pendek (taktis) untuk mengarahkan pada performa dalam jangka satu tahun, mencakup area hasil kunci, analisis isu kritis, indicator kinerja kunci, sasaran, rencana tindakan dan peninjauan rencana.
Jadi dengan kemampuan menggerakkan kekuatan berpikir diatas dapat kita membayangkan kembali bahwa pikiran anda itu dapat diibaratkan kebun, yang dapat dibudidayakan secara cerdas atau dibiarkan menjadi liar, oleh karena itu proses pemikiran-pemikiran anda sendirilah yang membentuk kepribadian anda, menciptakan keadaan anda dan itulah keadaan yang menentukan takdir anda pada akhirnya.
Dari hal-hal yang kita utarakan diatas, maka kepemimpinan entrepreneur yang berhasil akan terletak kemampuan anda memanfaatkan kekuatan berpikir akan berdampak kemampuan seseorang melangkah maju dengan penuh percaya diri untuk meraih hasil dari wawasan dan imajinasi untuk meraih mimpinya, dan ia akan berusaha menjalani hidup yang berencana dalam mewujudkan harapan masa depan dari kemampuan berpikir baik secara metodis dan non-metodis sebagi kunci keterampilan yang harus dapat diaktualisasikan.
KEMAMPUAN ENTREPRENEUR
Bertitik tolak dari pemahaman yang diungkapkan diatas, maka siapa yang disebut sebagai KEWIRAUSAHAAN (ENTREPRENEUR) itu ? Jawabnya dapat kita rumuskan kedalam kreteria sebagai berikut :
• Memiliki visi memaksimumkan peluang-peluang masa depan.
• Memiliki komitmen, kolaborasi dan komunikasi.
• Memiliki kesiapan menghadapi tantangan dan resiko yang dihadapi.
• Memiliki kemampuan menuangkan kedalam rencana jangka pendek, menengah dan panjang.
• Memiliki keinginan untuk mengembangkan diri secara berkelanjutan.
• Memiliki keinginan untuk mengembangkan para kader bukan pekerja semata.
• Memiliki kemampuan kreativitas individu dan kelompok.
• Memiliki kemampuan kreatip menjadi inovatif.
• Memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi.
• Memiliki kemampuan berpikir antisipatif.
Berdasarkan kreteria tersebut diatas, maka yang dimaksudkan dengan Kewirausahaan adalah seseorang yang mampu mengaktualisasikan visi merebut peluang masa depan secara profesional (kolaborasi, komitmen, komunikasi) berdasarkan kreatif menjadi inovatif organisasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan berpikir antisipatif.
Untuk menguatkan kepribadian kepemimpinan kewirausahaan dalam uasha pemahaman keunggulan menjadi daya dorong sebagai entrepreneur yang sukses bertitik tolak dari keinginan untuk berpikir dari unsur kata dalam “KEWIRAUSAHAAN (entrepreneurship)“ menjadi kata yang bermakna sebagai berikut :
K menjadi (K)epemimpinan
E menjadi (E)ntrepreneur
W menjadi (W)adah
I menjadi (I)ntergrasi
R menjadi (R)encana
A menjadi (A)ksi
U menjadi (U)saha
S menjadi (S)uara
A menjadi (A)kses
H menjadi (H)ati
A menjadi (A)kal
A menjadi (A)nugerah
N menjadi (N)irmala
Bila kata tersebut disusun kedalam satu untaian kalimat yang bermakna maka kata KEWIRAUSAHAAN dapat dirumuskan menjadi suatu alat berpikir adalah kemampuan berpikir (K)epemimpinan (E)ntrepreneur dalam (W)adah organisasi wirausaha sebagai alat ( I)ntergrasi dari suatu (R)encana kedalam (A)ksi menjadi tindakan (U)saha yang menimbulkan (S)uara untuk menggerakkan (A)kses kedalam (H)ati dan (A)kal sebagai (A)nugerah menjadi (N)irmala.
Komponen pertama sebagai kunci keterampilan yang harus diterapkan adalah kemampuan entrepreneur yang mampu meggerakkan kekuatan pikiran dalam membangun kebahagian dalam kerja ada dalam satu kata yang disebut dengan keunggulan artinya tahu bagaimana melakukan sesuatu dengan baik dan dapat menikmatinya.
Berdasarkan pemahaman diatas, diharapkan menjadi suatu kekuatan pikir untuk menumbuh kembangkan kemampuan entrepreneur menunjukkan jalan menuju keberhasilan.
Disamping kemampuan menerapkan komponen dalam sehat jasmani dan rohani ; komponen dalam keunggulan kapabilitas secara konseptual ; komponen dalam tantangan masa depan yang kesemuanya menjadi pemicu untuk menggerakkan kekuatan pikiran agar mampu dalam menjalankan peran diperlukan pula keterampilan lain yang harus terus diasah seperti yang kita sebutkan dibawah ini :
• Kemampuan mengkomunikasikan wawasan dan imajinasi dalam usaha meningkatkan kemampuan berpikir intuitif.
• Kemampuan untuk membangun kreatifitas individu / kelompok untuk memberikan rangsangan kemampuan mlaksanakan inovasi yang digerakkan oleh organisasi secara berencana.
• Kemampuan untuk menggerakkan sensitivitas agar setiap orang peka dengan kebutuhan akan perubahan.
• Kemampuan mengkmunikasikan keputusan strategik (visi, misi, tujuan, budaya, strategi) yang menggambarkan masa depan dari serpihan-serpihan fakta, gambaran, harapan, impian bahaya dan kesempatan, kesemuanya memerlukan kemampuan analisis strategik.
• Kemampuan dalam kecakapan melaksanakan disemua bidang yang tidak mudah dikuasai, oleh karena itu diperlukan usaha-usaha untuk menruhkan perhatian yang menarik yang ada diluar anda, tanpa itu tidak mungkin menyesuaikan dengan tuntutan perubahan.
• Kemampuan menerapkan secara fokus dalam memelihara keharmonisan strategi dan budaya atas sumber daya yang bisa didapat menuju keberhasilan dalam pemanfaatannya.
• Kemampuan dalam menjalankan ketekunan dan kesabaran yang terkait pada tujuan jangka panjang.
Jadi mengembangkan kemampuan yang kita utarakan diatas meretas jalan menuju keberhasilan sebagai langkah untuk mengkomunikasikan kebutuhan akan keterampilan agar selalu dapat memanfaatkan kekuatan pikiran sebagai potensi yang tersembunyi.
KONSEP BISNIS
Pemahaman makna bisnis dari unsur sebagai pendekatan :
Pemahaman anda mengenai bisnis dari pengalaman saat ini apakah sebagai pemilik atau sebagai orang yang berperan mengembang binis milik orang lain, maka atas pengalaman itu anda melihat adanya peluang-peluang yang dapat diraih yang sejalan dengan keputusan dalam komitmen anda.
Untuk melaksanakan komitmen anda dalam proses integrasi, anda harus mampu mengembangkan kekuatan pikiran dalam kreativitas sebagai pemicu dalam merebut peluang bisnis.
Secara umum pemahaman anda mengenai pengertian BISNIS adalah segala sesuatu kegiatan yang berhubungan dengan usaha penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan atau diinginkan oleh orang.
Untuk mendorong kreativitas anda, maka BISNIS dalam pikiran anda haruslah dipahami dari sudut unsur huruf dalam kata bisnis menjadi kata yang bermakna yaitu :
B menjadi kata BERUSAHA
I menjadi kata INTEGRASI
S menjadi kata SUMBER DAYA
N menjadi kata NISBAH
I menjadi kata INDIVIDU
S menjadi kata SOSIAL
Berdasarkan pemahaman unsur kata, maka difinisi bisnis dalam untaian kata yang bermakna menjadi sebagai berikut :
BISNIS adalah seluruh kegiatan dalam (B)erusaha yang terkait dengan proses (I)ntegrasi dalam pemanfaatan (S)umber-daya yang tersedia untuk mengubah menjadi (N)isbah (perbandingan antara aspek-aspek kegiatan yang dapat dinyatakan dengan angka misal perbandingan antara laba dan pnjualan) untuk kepentingan kedalam (I)ndividu dan (S)osial.
Sejenak bila anda renungkan pemahaman diatas, maka kreativitas dalam binis terpikir bukan hanya perubahan demi perubahan itu sendiri, melainkan merupakan suatu cara untuk memberikan perbedaan atas bisnis yang terfokuskan agar mampu bersaing, alat untuk mencari solusi terhadap masalah yang tidak mudah begitu saja dipecahkan.
Jadi kreativitas dalam bisnis bukanlah sesuatu yang sulit, janganlah anda terpengaruh dengan anggapan bahwa anda sendiri merasa tidak mampu menghasilkan pemikiran baru dan orisinil.
Setiap orang memiliki potensi, oleh karena itu galilah kekuatan pikiran anda dengan membangun kebikiasaan yang produktif untuk meningkatkan wawasan dan gagasan maka distulah terletak potensi anda kedalam kreativitas.
Identifikasi bisnis :
Sejalan dengan pemahaman makna bisnis yang kita rumuskan diatas, maka kekuatan pikiran terus menjadi daya dorong untuk menggerakkan kreativitas bisnis untuk memahami proses integrasi kedalam usaha merespon identifikasi bisnis yang menjadi komitmen anda, oleh karena itu, diperlukan kemampuan anda untuk mengungkap hal-hal yang kita utarakan dibawah ini :
Pertama, melihat dari situasi menjadi masalah itu secara jelas dan hubungannya yang menunjukkan gambaran sesuatu yang mungkin salah.
Kedua, menafsirkan hubungan tersebut secara efektif dan berusaha memikirkan penilaian secara realistik dalam kaitan berpikir proses integrasi.
Ketiga, menggerakkan perhatian dan energi dalam melibatkan orang-orang yang diajak untuk bekerjasama.
Keempat, membuat keputusan dari hasil identifikasi bisnis atas peluang-peluang yang akan diraih secara lebih terfokuskan.
Jawaban untuk mengungkapkan hal-hal yang dikemukakan diatas akan menyangkut kedalam dua hal yang kita sebut dengan :
• Kegiatan bisnis apa yang anda masuki saat ini ?
• Apa gambaran bisnis anda pada masa yang akan datang ?
Sejalan dengan pemikiran diatas, maka jawaban atas hal-hal yang dikemukakan diatas akan bergantung pada langkah awal anda dalam usaha baru apa yang akan diputuskan sebelum sesuatu melaksanakan pekerjaan dengan memulai jawaban atas pertanyaan :
“Seberapa banyak dana yang anda meliki sebagai modal dasar ; Apakah anda memiliki kemampuan untuk menarik investor ; Apakah ada kejelasan visi, misi, tujuan yang dapat anda realisasi sejalan dengan keinginan dan kemampuan anda ; Apakah anda akan bekerja keras untuk mencapai hasil yang anda inginkan ; Adakah kejelasan bisnis yang akan dimasuki ?”
Dari beberapa pertanyaan tersebut, coba anda renungkan kembali dampak pekerjaan awal yang harus dipertimbangkan mengenai :
• Adakah anda mendapat tekanan dari keluarga dengan keputusan Anda itu ;
• Apa anda sadarkan mengorbankan uang sendiri atau dengan
meminjam uang dengan pihak ketiga ;
• Adakah terjadi perubahan sikap dan perilaku anda terhadap
keluarga, teman sejawat dsb. ;
• Adakah anda merasakan bila tidak bekerja seperti yang anda
harapkan merasakan bersalah ;
• Coba anda renungkan mungkinkah terjadi bahwa dalam hidup hanya bekerja saja agar tercapai tujuan yang ditetapkan.
Identifikasi pasar :
Bertitik dari pemikiran diatas maka sejalan dengan jawaban dalam usaha untuk berpikir kedalam proses intergrasi yang terkait dengan pemikiran atas identifikasi pasar untuk mengetahui segmen pasar yang mana akan diladeni.
Jadi anda ingin mengetahui hal-hal yang terkait dengan :
• Seperti apa pasar saat ini ini ;
• Seperti apa kedudukan usaha ini pada masa depan ;
• Sekarang adakah anda mengetahui, kemana anda akan pergi.
Langkah untuk meaksanakan identifikasi pasar tersebut, maka anda perlu merenung “ kenyataan saat ini “ dengan sekelompok pertanyaan dibawah yang dapat menggerakkan kekuatan pikiran anda dalam melaksanakan proses integrasi kedalam identifikasi pasar sebagai berikut :
• Cobalah anda buat kedalam satu daftar beberapa aspek yang dapat mempengaruhi pencapai maksud bisnis anda.
• Bagaimana hal tersebut adalah sama
• Bagaimana hal tersebut adalah berbeda
• Nyatakan secara khusus untuk tiap pernyataan diatas, mencakup yaitu 1) apa yang menentukan nilai tambah yang utama kepada pelanggan ; 2) produk atau jasa apa yang dihasilkan atau didistribusikan ; 3) bagaimana hal tersebut didistribusikan ; 4) bagaimana melaksanakan pasar mereka ; 5) bagaimana anda memproduksinya ; 6) apa yang membuat cukup untuk memproduksi, pasar atau distribusi.
• Adakah bisnis ini memuaskan memasuki pasar, mengapa dan bila tidak.
• Adakah yang mengatakan kepada anda, mana yang boleh dan tidak dibutuhkan.
• Lingkup pasar yang mana yang konsisten dengan maksud bisnis anda masuki.
Sejalan dengan sekelompok pertanyaan tersebut diatas yang mampu menggerakkan kekuatan berpikir untuk menjawabnya, maka dalam proses intergrasi untuk menentukan pernyataan arah posisi pasar anda, sangat ditentukan kemampuan anda mengungkapkan visi anda dalam menentukan posisi kedudukan pasar melali jawaban atas sekelompok pertanyaan dibawah ini :
• Sebutkan prioritas lima area dalam kedudukan pasar yang tidak memuaskan pada saat ini.
• Mengapa tidak.
• Mana lingkup area lainnya dari pasar yang konsisten dengan maksud tujuan anda yang memerlukan perhatian.
• Sebutkan yang mana yang mendekati lingkup area dalam kedudukan pasar.
• Sebutkan yang mana lingkup area dari kedudukan pasar yang paling sesuai dengan penugasan yang sejalan dengan bakat dan keterampilan anda.
• Sebutkan lingkup area yang mudah mengidentifikan dan mencapai target. x)
• Sebutkan lingkup area yang paling efesien. xx)
• Lingkup yang mana yang konsisten menunjukkan dalam jawaban tanda x) melalui xx).
• Adakah anda memiliki gambaran yang khusus untuk menunjukkan area yang baik atau yang buruk, bila begitu yang mana dan mengapa.
• Apa yang terlihat oleh anda bahwa fungsi area yang kritis.
Bertitik tolak dari hasil pemikiran yang diutarakan diatas, maka anda harus mampu untuk merumuskan secara jelas difinisi, menyatakan dan mengakui yang dapat dipertanggung jawabkan hal yang berkaitan dengan “pernyataan posisi pasar anda adalah…. “ dari hasil proses integrasi kedalam identifikasi pasar.
Rencana bisnis :
Langkah akhir dalam proses intergrasi adalah merumuskan kembali komitmen anda menjadi interpreneur kedalam rencana bisnis dengan mengintrgrasi dari hasil pemikiran identifikasi bisnis dan identtifikasi pasar. Dengan kekuatan pikiran tersebut anda harus memiliki kemampuan untuk menuangkan kedalam rencana bisni.
Merumuskan rencana bisnis disusun dalam suatu kerangka sebagai berikut :
Pertama, mengumpulkan seluruh informasi kedalam satu berkas yang disusun secara sistimatis yang berisikan hal-hal sbb.
• Deskrispsi bisnis yang menjelaskan mengenai difinisi bisnis (bisnis yang sesungguhnya, produk, maksud tujuan bisnis) ; difinisi produk (jenis produk atau jasa yang disiapkan, deskripsi mengenai produk) ; hubungan2 industri.
• Straegi2 pemasaran yang menjelaskan mengenai difinisi pasar ; posisi pasar ; harga ; distribusi ; potnsi penjualan.
• Analisis persaingan yang menjelaskan mengenai persaingan ; keterampilan dan faktor kunci keberhasilan ; manfaat perbedaan persaingan ; strategi persaingan ; rintangan untuk masuk ; analisis nilai tambah.
• Rencana2 perancangan dan pengembangan.
• Rencana2 operasi dan manajemen.
• Rincian komponen keuangan.
Kedua, dengan memperhatikan dukumen yang tersusun diatas, maka langkah selanjutnya membangun kepercayaan untuk menarik peminat dalam menanamkan modal untuk pendirian bisnis yang direncanakan dengan mengungkapkan hal-hal sbb.:
• Kelompok manajemen professional kedalam satu tim, yang menyangkut kompetensi dalam perencanaan, keterampilan mengorganisasikan, kontrol, kepemimpinan ;
• Posisi keuangan saat ini dan proyeksinya yang dapat dilihat dari laporan rugi / laba, neraca, arus kas, investasi
• Produk dan jasa yang ditawarkan harus jelas memberikan gambaran karekteristiknya, cara kerja produk, bagaimana jasa dimanfaatkan, bagaimana faktor waktu mempengaruhi dalam menghasilkan uang dan daur ekonomi ( fase introduksi ; fase pendewasaan ; fase mendatar ) ;
• Rencana pemasaran anda mencakup hal-hal yang berkaitan dengan analisa pemasaran (harus menggambarkan menurut sifat produk dan jasa ; menurut gaya hidup pelanggan ; menurut lokasi geografi ; menurut jangka waktu ; buat daftar keunggulan meliputi kinerja sebenarnya, mutu dan keandalan, efesiensi produksi, distribusi, penetapan harga, citra public / reputasi, hubungan bisnis / refrensi) dan strategi pemasaran ( strategi yang konsisten, pasar sempit atau pasar yang luas, berdasarkan fakta atau asumsi, persaingan terbuka atau jujur, pengembalian investasi, strategi pesaing, dan legal) serta petunjuk pemasaran yang penting.
Ketiga, menjabarkan keunggulan penjualan yang unik sebagai pedoman dalam pelaksanaannya sehingga menunjukkan keunggulan ,daya tarik dan inti penugasan sebagai tulang punggung dari apa yang disebut dengan seluruh konsep anda yang terkait dengan kontek bisnis (kejelasan dan uraian mengenai pertumbuhan potensial, produk dan perkembangan baru, kecenderungan ekonomi, proyeksi dan kecenderungan industri) dan profil bisnis anda masuki (kejelasan yang tepat, sejarah singkat bisnis tersebut, dampak dari kecenderungan ekonomi, struktur organisasi sebagai alat, faktor-faktor apa yang mempengaruhinya termasuk uraian yang diluar jangkauan, bagaimana pola penelitian dan pengembangan, jelaskan yang terkait dengan hubungan-hubungan bisnis, bagaimana sistem, methoda dan prosedur dalam operasional.
Keempat, menjabarkan profil pasar yang bersifat spesifik dan uraian yang terkait dengan usaha-usaha mengantisipasi perubahan dan kesiapan menghadapi tantangan yang mungkin timbul.
AKSES KE VENTURE CAPITAL
Keterampilan untuk mengadakan akses ke venture capital merupakan keterampilan yang sangat penting, bila oranisasi bisnis sangat perlu mendapatkan dana yang siap sebagai sumber pembiayaan.
Venture capital : “The financing required for the start-up of a new company or venture” Juga disebut sebagai Seed money : “The first funds used to start up a business”
Setiap penanaman modal potensial yang menempatkan dana yang siap pakai dalam venture capital, tidak mengenal hubungan baik atau sangat percaya kepada kepemimpinan kewirausahaan anda atau bahkan memiliki hubungan keluarga yang sangat perlu pada saat pendirian dan atau kebutuhan karena pertumbuhan , tidaklah menjamin kesediaan untuk menempatkan dana tanpa pertimbangan yang mendalam.
Akses ke venture capaital bergantung atas tersedianya dana cair dan para penanam modal yang berkepentingan terhadap pengetahuan mereka terhadap entrepreneur.
Oleh karena itu, seorang entrepreneur yang memiliki keterampilan untuk akses ke venture capital memiliki kompetensi dalam bidang keuangan sehingga ia dapat merumuskan hal-hal yang berkaitan dengan 1) penciptaan nilai yang dapat memberikan manfaat bagi yang memiliki kepentingan seperti pemegang saham, para kunsumen, para pegawai dan sebagainya ; 2) dampak dari pengelompokan nilai yang mencakup kedalam apa yang disebut dengan alokasi resiko dan pengembalian investasi yang harus dipertimbangkan kedalam cash, resiko dan waktu ;
3) pencakupan resiko yang menyangkut dengan hutang yang dikaitkan pengawasan dan pengndalian dan kekayaan yang dikaitkan dengan tingkatan komitmen
Jadi dengan keterampilan entrepreneur yang mampu mengadakan akses ke venture capital membuka jalan untuk mewujudkan proses intergrasi dari seluruh kekuatan pikiran untuk mewujudkan kerjasama membuat impian menjadi kenyataan dalam membangun suatu unit kerja kedalam organisasi kewirausahaan.
PENUTUP
Kepemimpinan entrepreneur yang akan berhasil membangun organisasi kewirausahaan dalam bisnis baru yang tumbuh dan berkemang sangat bergantung pula tiga komponen dasar sebagai kunci keterampilan yang disebut dengan pemahaman atas kemampuan entrepreneur, konsep bisnis dan akses ke venture capital / lembaga keuangan.
Usaha untuk memotivasi perubahan berpikir menjadi kewirausahaan dengan dorongan kunci keterampilan tersebut membuka wawasan
dan imajinasi kedalam visi hidup untuk menjadi entrepreneur melalui adanya keberanian membuat keputusan meretas jalan untuk sukses.
Dengan terbangunnya keyakinan diri menjadi entrepreneur diharapkan usaha dalam mendirikan organisasi kewirausahaan dalam merebut peluang bisnis menjadi pemicu untuk meletakkan landasan yang kuat menjadi entrepreneur yang berbeda dari yang lainnya
Dengan membangun jasmani dan rohani yang sehat, membangun terus menerus keunggulan kapabilitas dan selalu siap mengikuti tuntutan perubahan dalam menghadapi tantangan masa depan sebagai dorongan bersikap dan berperilaku dalam mewujudkan kerjasama untuk membangun bisnis baru yang tumbuh dan berkembang.
thanks ya ngebantuin tugas saia ^^ peace ?!