Individu, kelompok dan organisasi dalam melaksanakan pola pikir ini bertitik tolak dengan anggapan bahwa :
- CEO dan partisipan memiliki suatu KOMITMEN untuk mengubah keadaan.
- Melaksanakan komitmen tersebut melalui ARTI sebagai ancangan rekayasa dengan memanfaatkan teknologi informasi.
- Melaksanakan arti komitmen untuk mengubah keadaan yang buruk menjadi lebih baik melalui suatu PROSES dari input menjadi ouput.
- Melaksanakan proses bermula dari tindakan ANALISIS nisbah atas lingkungan internal yang sejalan dengan antisipasi sesuai dengan tuntutan perubahan zaman.
- Mencapai SUKSES bertitik tolak dari kemampuan mengindentifikasi situasi dan merumuskan masalah pada perspeknya melalui upaya kebersamaan melaksanakan strategi ekstrapolasi sumber daya yang tersedia.
- Rahasia sukses terletak karena adanya INTERGRASI jaringan kerja yang terorganisir sebagai elemen dalam rekayasa gabungan untuk melaksanakan reformasi aktivitas sesuai dengan informasi.
- Melaksanakan intergrasi merupakan langkah TRANSFORMASI untuk merealisasikan ancangan nilai untuk disosialisasikan sebagai formula organisasi yang resposip bahwa sistem informasi manajemen yang berlandaskan teknologi informasi.
- Wujud transformasi melahirkan aktualisasi AMALAN melalui kemampuan nalar tenaga manusia dalam melaksanakan akselerasi reformasi.Amalan meletakkan landasan untuk memanfaatkan SINERGI intlektual yang bersifat natural dengan pendekatan yang bersifat eklektis untuk melaksanakan ramuan gagasan yang timbul dai invidu menjadi inovatip dalam organisasi.